Tiga Proses Pelindian Bijih Emas yang Umum

Tiga Proses Pelindian Bijih Emas yang Umum: Proses Natrium Sianida No. 1 (gambar)

Dalam majalah Proses Pelindian bahan, berdasarkan perbedaan arah aliran bahan yang terlindi dan reagen pelindihan, tiga proses pelindihan dapat diidentifikasi.

1. Pelindian Arus Bersama

Dalam pelindian arus searah, bahan yang dilindi dan reagen pelindi mengalir dalam arah yang sama (Gambar 1). Metode ini dapat menghasilkan lindi dengan kandungan komponen target yang relatif tinggi dan memerlukan konsumsi reagen pelindi yang lebih rendah. Namun, kecepatan pelindiannya lambat. Waktu pelindihan yang lebih lama diperlukan untuk mencapai laju pelindihan yang tinggi.

2. Pelindian Arus Silang

Dalam pelindian arus silang, material yang dilindi dilindi secara terpisah dengan beberapa bagian reagen pelindian baru. Lindi yang diperoleh dari setiap operasi pelindian dikirim secara seragam untuk pemrosesan selanjutnya (Gambar 2). Pelindian arus silang memiliki kecepatan pelindian yang relatif cepat dan waktu pelindian yang singkat, sehingga menghasilkan laju pelindian yang tinggi. Meskipun demikian, volume lindi besar, dengan konsentrasi reagen sisa yang tinggi. Akibatnya, konsumsi reagen cukup besar, dan kandungan komponen target dalam lindi relatif rendah.

3. Pelindian Arus Lawan

Dalam pelindian arus berlawanan, bahan yang dilindi dan reagen pelindi bergerak dalam arah yang berlawanan. Yaitu, bahan yang terkuras setelah beberapa operasi pelindihan bersentuhan dengan lindi segar, sedangkan bahan yang dilindi asli bersentuhan dengan lindi (Gambar 3). Pelindihan arus berlawanan dapat menghasilkan lindi dengan kandungan komponen target yang tinggi dan memanfaatkan sepenuhnya reagen sisa dalam lindi, sehingga mengurangi konsumsi agen pelindi. Namun, kecepatan pelindihannya lebih rendah daripada pelindihan arus silang. Jumlah tahap pelindihan yang lebih banyak diperlukan untuk memperoleh laju pelindihan yang tinggi.

Pelindian tangki perkolasi dapat menggunakan proses pelindian arus searah, arus silang, atau arus berlawanan. Pelindian tumpukan dan pelindian in situ umumnya menggunakan proses pelindian siklik arus searah. Pelindian pengaduk kontinyu biasanya menggunakan proses pelindian arus searah. Jika pelindian arus silang atau arus berlawanan akan digunakan, operasi pemisahan padat-cair harus ditambahkan di antara setiap tahap. Pelindian pengaduk yang dioperasikan secara batch umumnya merupakan pelindian arus searah, tetapi pelindian arus silang atau arus berlawanan juga dapat diterapkan. Namun, pemisahan padat-cair diperlukan setelah setiap operasi pelindian, yang membuat operasi menjadi rumit dan kurang umum digunakan dalam produksi. Pelindian perkolasi dapat langsung memperoleh lindi bening, sedangkan bubur dari pelindian pengaduk harus menjalani pemisahan padat-cair untuk memperoleh lindi bening atau bubur encer yang mengandung sejumlah kecil partikel bijih untuk pemrosesan selanjutnya.

Anda juga mungkin menyukai

Konsultasi pesan online

Tambahkan komentar:

+8617392705576Kode QR WhatsAppKode QR TelegramPindai kode QR
Tinggalkan pesan untuk konsultasi
Terima kasih atas pesan Anda, kami akan segera menghubungi Anda!
Kirim
Layanan Pelanggan Online