
Sianida adalah golongan senyawa kimia yang mengandung gugus siano (-CN). Senyawa ini dikenal karena reaktivitas dan potensi toksisitasnya yang tinggi. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa jenis sianida yang paling umum. Sianida, sifat-sifatnya, dan kegunaannya.
Hidrogen Sianida (HCN)
Hidrogen sianida, yang juga dikenal sebagai asam prusik, adalah cairan tak berwarna, sangat mudah menguap dengan bau almond pahit yang khas. Zat ini sangat beracun dan dapat berakibat fatal bahkan dalam dosis kecil. HCN digunakan dalam berbagai proses industri, seperti produksi plastik, serat sintetis, dan pestisida. Zat ini juga digunakan dalam ekstraksi emas dan perak dari bijih.
Natrium Sianida (NaCN)
Natrium sianida adalah padatan kristal berwarna putih yang sangat larut dalam air. Ia merupakan salah satu zat kimia yang paling umum digunakan sianida dalam industri. NaCN digunakan dalam pelapisan listrik, pembersihan logam, dan ekstraksi logam mulia. NaCN juga digunakan dalam produksi obat-obatan dan bahan kimia tertentu.
Kalium Sianida (KCN)
Kalium sianida memiliki sifat yang mirip dengan Natrium Sianida. KCN merupakan padatan kristal berwarna putih yang sangat larut dalam air. KCN juga digunakan dalam pelapisan listrik, pembersihan logam, dan ekstraksi logam mulia. Kadang-kadang digunakan di laboratorium sebagai reagen.
Sianogen Klorida (CNCl)
Sianogen klorida adalah gas tak berwarna dengan bau menyengat. Gas ini sangat beracun dan dapat menyebabkan masalah pernapasan yang serius. CNCl digunakan dalam produksi bahan kimia tertentu dan sebagai agen perang kimia.
Sianida Organik (Nitril)
Sianida organik, yang juga dikenal sebagai nitril, adalah senyawa yang gugus sianonya terikat pada atom karbon dalam molekul organik. Contoh sianida organik meliputi asetonitril (CH3CN), propionitril (CH3CH2CN), dan benzonitril (C6H5CN). Nitril digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti pelarut, zat antara dalam sintesis organik, dan dalam produksi polimer.
Garam Sianida
Selain natrium dan Kalium Sianida, terdapat garam sianida lainnya, seperti kalsium sianida (Ca(CN)2), barium sianida (Ba(CN)2), dan amonium sianida (NH4CN). Garam-garam ini juga digunakan dalam berbagai proses industri.
Penting untuk diperhatikan bahwa sianida sangat beracun dan dapat menimbulkan risiko yang signifikan terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Tindakan pencegahan keselamatan yang tepat harus dilakukan saat menangani dan menggunakan sianida. Jika terpapar sianida, segera cari pertolongan medis.
- Konten Acak
- Konten panas
- Konten ulasan panas
- Kromat / Kalium Dikromat 99.5%
- Soda Ash Padat / Ringan 99.2% Natrium Karbonat Soda Pencuci
- Butiran Amonium Nitrat Berpori
- 99.5% min Amonium Klorida Untuk Penggunaan Industri
- Amonium Sulfat Kelas Makanan
- Anhidrida ftalat
- 97% 2-Hidroksipropil metakrilat
- 1Sodium Sianida (CAS: 143-33-9) dengan Harga Diskon untuk Pertambangan - Kualitas Tinggi & Harga Kompetitif
- 2Natrium Sianida 98.3% CAS 143-33-9 NaCN bahan pelapis emas Esensial untuk Industri Kimia Pertambangan
- 3Peraturan Baru Tiongkok tentang Ekspor Natrium Sianida dan Panduan bagi Pembeli Internasional
- 4Sodium Cyanide (CAS: 143-33-9) Sertifikat pengguna akhir (versi bahasa Mandarin dan Inggris)
- 5Kode Pengelolaan Sianida Internasional (Natrium Sianida) - Standar Penerimaan Tambang Emas
- 6Pabrik Cina Asam Sulfat 98%
- 7Asam Oksalat Anhidrat 99.6% Kelas Industri
- 1Natrium Sianida 98.3% CAS 143-33-9 NaCN bahan pelapis emas Esensial untuk Industri Kimia Pertambangan
- 2Kemurnian Tinggi · Kinerja Stabil · Pemulihan Lebih Tinggi — natrium sianida untuk pelindian emas modern
- 3Suplemen Nutrisi Makanan Adiktif Sarcosine 99% min
- 4Peraturan dan Kepatuhan Impor Natrium Sianida – Memastikan Impor yang Aman dan Patuh di Peru
- 5United ChemicalTim Riset Menunjukkan Kewibawaan Melalui Wawasan Berbasis Data
- 6AuCyan™ Natrium Sianida Berkinerja Tinggi | Kemurnian 98.3% untuk Pertambangan Emas Global
- 7Detonator Elektronik Digital (Waktu tunda 0~ 16000ms)













Konsultasi pesan online
Tambahkan komentar: